Agus Lenyot

Tertawa Politik ala Republik Mimpi

Posted in Kontemplasi by Wayan Agus Purnomo on Februari 10, 2008

Menjadi sebuah negara bijak adalah menjadi negara yang mau belajar dari sejarah. Dengan catatan: lupakan pengalaman traumatik di masa lampau. Kalaupun luka lama itu harus dibuka, jadikan luka itu sebagai pelajaran untuk menghidupkan harapan di masa depan. Masa lalu dan masa kini adalah dua hal yang saling bertautan satu sama lain. Dia menjadi kesadaran kritis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: