Agus Lenyot

Tidak Hanya Cantik dan Berprestasi, Dia Juga Ramah

Posted in Kontemplasi by Wayan Agus Purnomo on November 8, 2010

Ivanovic dengan pakaian adat Bali setelah menjadi Juara Commonwealth Bank Tournament of Championship


Itulah kesan yang saya tangkap dari Juara Commonwealth Tournament of Champion di Nusa Dua dalam tiga hari kemarin. Ana Ivanovic.

Iyah, saya beberapa kali sempat bertemu muka dengan dia. Yang saya lihat, dia termasuk tinggi untuk ukuran perempuan di negeri saya. Tingginya menjulang dengan kaki jenjang dan kulit putih agak kecoklatan. Kulitnya tidak terlalu pucat seperti bule-bule asa Eropa Timur pada umumnya. Kulitnya yang coklat mungkin disebabkan terik matahari. Tapi kulit cokelat itu justru membuat dia terlihat sensual.

Oia, kebetulan kami lahir barengan, 6 Nopember 1987. Cuma beda lokasi saja. Saya lahir di kampung nggak terkenal di Jembrana (halah), sementara dia lahir di Belgrade, dulu Yugoslavia sebelum pecah menjadi Serbia. Negara ini terkenal karena perang saudara selama bertahun-tahun dan terpecah menjadi beberapa negara sekarang.

Iyah, mungkin kita juga beda nasib. Dia kaya raya. Hasil juara di Nusa Dua saja membuat dia berhak atas uang tunai sebesar Rp 1,8 miliyar. Sementara saya tidak pernah bisa membayangkan punya uang sebanyak itu. Dengan uang sebanyak itu, saya akan membeli tanah di Panjer dan membuat usaha kos-kosan. Saya tidak tahu, uang hadiah itu mau diapakan sama Ivanovic.

Tapi, saya yang saya suka bukan hanya penampilan fisiknya yang aduhai tetapi permainannya yang menakjubkan. Meskipun saya tidak terlalu paham permainan tenis, namun apa yang disuguhkan oleh mantan petenis nomor satu dunia ini membuat saya menikmati tenis, setidaknya selama turnamen ini. Dia ulet dan pekerja keras. Servicenya mematikan dengan penempatan bola sempurna. Berkali-kali servicenya menghasilkan ace (ngerti nggak?).

Meskipun masih muda, dia memiliki emosi yang stabil. Ini saya lihat dalam penampilannya yang cenderung tidak meledak-ledak. Meskipun beberapa kali dia juga sangat ekspresif ketika berhasil merebut poin. Barangkali itu sisi dewasa yang dia tunjukkan tanpa meninggalkan kesan bahwa dia barus saja melewati masa remaja. Kematangan ini mungkin dia peroleh setelah bertahun-tahun berkompetisi di tenis profesional.

Hal lain yang saya sukai dari petenis cantik ini adalah dia sangat ramah. Beberapa kali dia mau distop seusai latihan untuk foto bareng. Saya beberapa kali berpapasan dengannya ketika dia selesai latihan. Tapi banyaknya orang yang nguntitin dia membuat saya enggan foto bareng. Apalagi setiap bersua dengannya, saya selalu dikejar deadline.

Dia sepertinya sudah matang menghadapi kamera. Setiap sadar ada kamera fotografer yang mengarah ke wajahnya, spontan dia akan memasang senyum manis. Itu pula yang dia lakukan ketika saya mengarahkan kamera saya ke wajahnya, padahal dia baru saja bermain selama dua jam di partai final.

Dalam jumpa pers dia mengaku, meskipun berada di Indonesia selama hampir seminggu, belum ada satupun bahasa Indonesia yang dia kuasai. “Apa bahasa Indonesia untuk thanks you?” dia bertanya. Pertanyaan ini dijawab dengan kompak oleh wartawan, “Terima kasih.” Sebelum meninggalkan sesi jumpa pers terakhir, Ivanovic spontan berucap polos, “Terima kasih.”

Setiap bertemu dengan siapa saja, asal kita mau tersenyum duluan, dia selalu membalas senyum. Sepertinya peraih Grand Slam Prancis Terbuka 2008 ini sadar, tersenyum adalah kelebihannya. Apalagi, dia memiliki lesung pipi yang membuat para cowok betah memandangnya. Ekspresinya selalu menjadi bidikan kamera fotografer.

Keanggunannya juga makin terasa dalam sesi foto-foto menggunakan pakaian adat Bali. Sesi ini diadakan khusus setelah dia menjadi juara. Di sesi ini, wartawan menunggu terlalu lama. Saya pikir, mungkin yang merias kesulitan mencari pakaian yang pas. Maklum, tingginya saja lebih dari 180 cm. Tapi begitu muncul dengan pakaian adat Bali, decak kagum tak henti-hentinya muncul dari bibir wartawan.

Congratulation, Ana!

Iklan
Tagged with:

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. imadewira said, on November 9, 2010 at 4:27

    memang cantik sekali..

    btw, entah mengapa, saya merasa setiap wanita yang memakai pakaian adat Bali akan semakin cantik 🙂

  2. kadekdoi said, on November 9, 2010 at 4:27

    eheem,,,,,jeg tiap hari makan tipat bareng kembarannya ivanovic aja dah kanggoin… (tunjuk diri) ^__^

  3. Putu Adi said, on November 10, 2010 at 4:27

    Duh penulisnya lagi kasmaran. Ajak langsung mulih Om.. 😀

  4. Agus Lenyot said, on November 10, 2010 at 4:27

    cantik cantik cantik. tapi yang paling cantik yang komen nomor dua aja dah. :))

    • kadekdoi said, on Desember 2, 2010 at 4:27

      😦 terharu…..makasi sayang… 😉

  5. azwar said, on Januari 19, 2011 at 4:27

    Ivanovic merupakan salah satu petenis putri favorite saya. Untuk petenis prianya Rafael Nadal. Congrats for Ivanovic. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: