Agus Lenyot

Dunia Berlari Begitu Cepat Episode 1

Posted in Buku, Film dan Lagu by Wayan Agus Purnomo on November 1, 2012

Entah mana yang benar. Apakah dunia yang berlari begitu cepat atau aku yang terlalu melangkah perlahan.

Beberapa waktu lalu, aku main ke Gramedia. Sejak di Jakarta, aku sengaja menghindari ke toko buku. Kadang, imanku tidak terlalu kuat ketika berhadapan dengan buku. Begitu melihat buku yang dirasa menarik, pasti akan langsung terbeli. Padahal dibaca pun belum tentu. Yang penting mengkoleksi dulu. Perkara akan dibaca, urusan belakangan. Jadilah toko buku adalah tempat yang sebisa kuhindari, apalagi kalau sudah tanggal tua.

Balik lagi soal ke Gramedia. Kebetulan rehat dari pekerjaan, aku menyempatkan ke Gramedia Matraman. Sebenarnya bukan menyempatkan sih. Saat mengantarkan pesanan pacar ke Rawamangun, ketika dia ikut lomba Duta Bahasa, aku harus lewat Matraman. Satu-satunya lokasi yang kuingat di Matraman adalah Gramedia. Entah setan apa yang membawa pikiranku ke sana. Tiba-tiba saja motorku sudah berbelok arah dan terparkir dengan cantiknya di depan Gramedia. Sempat ragu apakah akan mundur atau maju, aku akhirnya meneruskan langkah ke dalam toko. Buat orang sepertiku, tempat ini adalah wujud surga dan neraka. Surga bagi naluri pembaca amatiran. Tetapi neraka buat kantongku yang memang selalu kembang kempis.

Dari situlah muncul kegalauan, ‘dunia berlari begitu cepat’.

Lama tak ke toko buku, membuatku terasa pangling. Ada begitu banyak buku baru dengan aneka jenis, model dan genre. Ada yang mengumpulkan isi twitternya dan simsalabim, jadilah sebuah buku. Bagi mereka yang followernya banyak sih tidak masalah. Minimal, orang-orang macam ini sudah memiliki pasar yang siap membeli. Terlepas isi bukunya cuma curahan hati nggak penting menjurus sampah.

Ada juga berbagai macam novel. Hampir semua genrenya mirip dengan buku Raditya Dika. Komedi. Karena meniru, jadilah aku melihat banyak buku macam ini yang seakan-akan mengkloning Raditya Dika. Bahasanya mirip. Barangkali terinspirasi. Isinya? Ada yang lucu, ada yang sampah. Meskipun aku belum pernah bikin buku, yang model beginian juga bisa dibaca sekilas lalu. Nggak menimbulkan kesan berarti.Dibaca sekali setelah itu tersimpan di susunan terbawah rak buku.

Buku genre lain adalah novel. Model beginia, ada yang risetnya mendalam dan isinya aku suka. Ada juga yang isinya asal-asalan. Barangkali di benak penulisnya, yang penting nanti di curriculum vitae ada tulisan: menulis buku bla bla bla. Lumayan buat nambah gengsi. Perkara buku itu laris atau nggak, itu juga urusan nanti.

Sedangkan aku?

Masih nggak berani bikin buku. Padahal pacar udah berulangkali mendorong untuk membuat buku. Tapi ya itu, kalau belum sreg, ya mau didorong ke pinggir jurang juga nggak bakalan jadi tuh buku. Meskipun nggak jago nulis, naluri untuk membuat buku yang ‘istimewa’ juga tetap ada.

Itulah yang aku rasakan kenapa dunia berlari begitu cepat.Hehehe.

ps: siapa tahu nanti buku bisa jadi hadiah pernikahan untuk calons istri.

Iklan

5 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. bubidandun said, on November 1, 2012 at 4:27

    Ditunggu bukunya pak nyot…

  2. kadekdoi said, on November 2, 2012 at 4:27

    ditunggu nikahannya pak lenyot *eh* 😉

  3. Eva said, on November 6, 2012 at 4:27

    Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

  4. imadewira said, on November 10, 2012 at 4:27

    Beh, ini isi blog juga kalo dikumpulin bisa jadi buku kan gus?

    • Agus Lenyot said, on November 10, 2012 at 4:27

      bisa sih jadi buku tapi temanya acak. nggak terkonsep bli. nunggu bli made bikin duluan pasti saya akan ikutan bikin.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: