Agus Lenyot

Belajar Disiplin dari Hal-Hal Kecil

Posted in Kontemplasi by Wayan Agus Purnomo on April 6, 2014

Saya percaya kedisiplinan yang akan membawa kita pada kesuksesan. Namun entah kenapa menjadi disiplin kerap sukar dilakukan secara teratur dan terus menerus.

Setiap tahun, saya menetapkan target besar. Istilahnya membuat resolusi. Pengen ini itu dan berbagai macam hal besar, yang sebenarnya realistis dicapai jika saya bekerja keras. Tapi kenyataan, banyak tahun berlalu, resolusi yang saya tetapkan terlewat tanpa hasil. Sedihnya, saya jarang mengevaluasi kenapa gagal.

Setelah saya pikir-pikir, target besar itu menjadi omong kosong kalau saya melupakan hal-hal kecil. Ya, kuncinya, ternyata saya memang tidak disiplin. Tidak memberikan reward and punishment kepada diri sendiri. Saya hanya memberikan reward ketika target tercapai. Ketika gagal, saya biarkan begitu saja. Tanpa hukuman kepada diri ketika tak mencapai target.

Saya berpikir, ternyata saya tidak disiplin. Ya, disiplin. Dan soal disiplin ini bukan soal besar. Ini adalah hal sederhana yang sering saya lupakan. Misalnya, saya sudah membuat jadwal tidur sehari maksimal lima jam sehari. Kenyataan, saya kerap molor lebih dari tujuh jam.

Soal disiplin, saya teringat dengan Drew Parker, saya lupa nama asli anak Will Smith ini, di Karate Kid ketika akan berguru kepada Jackie Chan. Sebelum belajar kungfu sama Jackie Chan, Drew hanya diminta untuk menurunkan dan menggantung jaketnya di gantungan. Disiplin selalu dimulai dari hal-hal sederhana.

Hal itu yang sering saya lupakan setelah besar. Baju dilemparkan begitu saja. Sepatu tidak pernah ditaruh pada tempatnya. Setelah membaca, saya geletakkan buku begitu saja. Cucian saya biarkan di ember berhari-hari tanpa saya sentuh. Ketika ada toleransi pada indisipliner kecil, saya akhirnya paham kenapa banyak target-target besar yang saya capai.

Mungkin belum terlambat untuk berubah, setidaknya untuk saya pribadi.

Iklan
Tagged with:

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Marylouise said, on Desember 16, 2014 at 4:27

    That’s a skillful answer to a dilfciuft question


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: